Menikmati Tempat Terindah Malioboro, Wajib Anda Kunjungi!

Menikmati Tempat Terindah Malioboro, Wajib Anda Kunjungi! Bahwasanya mengunjungi Yogyakarta tanpa berjalan-jalan di sekitar Malioboro adalah seperti pergi ke Paris tanpa melihat Menara Eiffel. Berjalan-jalan di sekitar Malioboro, berbelanja di sana atau pergi ke pasar Beringharjo, buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Ada banyak Batik, sandal, blangkon (hiasan kepala tradisional Jawa yang dikenakan oleh pria dan terbuat dari kain batik) dan banyak lagi untuk dibeli. Banyak wisatawan lebih memilih berjalan di sekitar Malioboro di malam hari atau di malam hari.

Tempat Terindah Malioboro
Tempat Terindah Malioboro

Nikmati belanja souvenir di Malioboro, tempat terindah malioboro, nama jalan di Yogyakarta, yang sangat terkenal di mana-mana. Sepanjang perjalanan banyak vendor yang menjajakan dagangan. Mayoritas pedagang di sepanjang jalan ini adalah pedagang cindera mata khas Yogyakarta. Namun demikian ada juga yang menjual makanan kepada para pengunjung. Kunjungi sekarang juga gunakan transport terbaik untuk kenyamanan Anda.

Lokasi jalan Malioboro adalah Tugu Yogyakarta selatan hingga perempatan kantor pos besar. Sepanjang jalan sebenarnya ada dua jalan di mana jalan itu Pangeran Mangkubumi, dan jalan Jenderal Ahmad Yani. Di daerah Malioboro ada beberapa tempat wisata bersejarah seperti Tugu Yogyakarta, Stasiun Kereta Api Tugu.

Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg. Grand Hotel De Djokdja (didirikan pada tahun 1911, sekarang Hotel Garuda), dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Malioboro. Dekat dengan tempat wisata lainnya seperti pasar Yogyakarta Malioboro. Yogyakarta smart park, mal Malioboro, Keraton, dll.

Hotel Legendaris

Memasuki kawasan Malioboro, wisatawan akan disambut oleh hotel legendaris di Yogyakarta. Hotel ini didirikan pada tahun 1908, hotel ini mulai beroperasi sejak 1911 telah untuk memperbaiki dirinya sendiri. Dari cottage menjadi hotel bintang empat yang megah sambil mempertahankan pola arsitektur awalnya yang merupakan bangunan utama. Bangunan tambahan di sayap kanan dan kiri.

Mulai bernama “Grand Hotel De Djokdja” periode penjajahan Belanda hanya mengakomodasi tamu Gubernur Belanda saja. Sekarang Hotel Garuda yang bisa diakses oleh publik. Jika kebetulan wisatawan menginap di tempat ini dan menempati kamar 911 atau 912. Ruangan itu menjadi kantor MBO (Markas Besar Oemoem) pimpinan TKR Jenderal Besar Sudirman.

Benteng Vredeburg dan Gedung Agung

Di ujung jalan Malioboro, wisatawan dapat berhenti di Benteng Vredeburg yang dihadapkan dengan Gedung Agung. Benteng ini dulunya pangkalan perlindungan Belanda dari kemungkinan serangan pasukan Kraton. Seperti biasa setiap benteng.

Sebuah tempat yang dibangun pada 1765 dinding berbentuk persegi tinggi yang melingkari daerah di dalam. Dengan menara pengawas di empat penjuru yang digunakan sebagai patroli. Yang paling selatan dari menara, wisatawan dapat menikmati pemandangan ke Istana Kesultanan Yogyakarta dan beberapa bangunan bersejarah lainnya.

Sementara Gedung Agung yang terletak di depan Benteng Vredeburg, pada tahun 1946 hingga 1949 digunakan oleh pejabat administrasi kolonial Belanda sebagai kediamannya. Selain itu, Gedung Agung telah menjadi Istana Negara selama kepresidenan Soekarno ketika ibukota negara dipindahkan ke Yogyakarta.

Sejarah Yogyakarta Malioboro

penamaan sejarah Malioboro telah dijelaskan dalam catatan sejarawan Carey PBR yaitu: kata ‘Malioboro’ berasal dari bahasa Sansekerta “ Malyabhara ” yang berarti buket bunga. Mengatakan bahwa cerita di kerajaan Mataram, Malioboro selalu menjadi tempat untuk pelaksanaan upacara peresmian garis utama atau prosesi Kraton.

Dimana Anda bisa Menikmati Tempat Terindah Malioboro?

Pemandangan jalanan Malioboro di malam hari

Di malam hari, Malioboro memiliki pemandangan yang sangat indah . Dengan lampu menyala, serta berbagai macam aktivitas warga yang beragam. Banyak komunitas yang nongkrong di Malioboro, baik komunitas otomotif, seni dan sebagainya.

Baca Juga : http://www.mypaketwisata.com/tempat-menarik-pantai-timang-yogyakarta.html

Musisi jalanan yang kerap berakting di Malioboro bukan penyanyi biasa seperti di daerah lain. Mereka lebih kreatif, menggunakan berbagai instrumen. Ada dirinya dan orang lain yang membentuk kelompok itu. Ada juga yang bertindak untuk pantomim.  Itulah tempat terindah malioboro untuk Anda kunjungi saat ini.

About the Author: admin

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *